Selasa, 27 Maret 2012


A. Pengertian Bunyi
● Bunyi adalah Gelombang.
Sumber bunyi adalah Getaran.
● Bunyi dapat Didengar karena ada tiga penyebab, yaitu:
            1. Adanya Sumber Bunyi (Benda yang Bergetar),
            2. Adanya Medium Perantara (Zat Cair, Zat Padat, Gas),
            3. Adanya Penerima Bunyi (Telinga Manusia / Alat Pendengar Bunyi).
● Perambatan getaran membentuk Pola Rapatan (daerah yang memiliki rapat  Molekul dan Tekanan Udara yang tinggi)  dan Pola Renggangan (daerah yang memiliki rapat Molekul dan Tekanan Udara yang rendah).
● Berdasarkan arah Getarannya , Gelombang dibedakan menjadi 2 :
            1. Gelombang Transversal,
            2. Gelombang Longitudinal.
● Gelombang Bunyi merambat melalui Zat antara / Medium
● Cepat Rambatnya Bunyi tergantung pada Jarak antara Sumber Bunyi dan Pendengar .
● Dalam medium yang berbeda, cepat rambat Bunyi akan berbeda Pula.
 

V
     Dengan ; V       = cepat rambat gelombang Bunyi (),
                S        = jarak yang ditempuh (m),
                   t        = waktu tempuh (s).
      Karena bunyi merupakan suatu bentuk gelombang, dapat dituliskan :
                        V

         Dengan :   = Periode Bunyi (s),
                    = Panjang Gelombang Bunyi (m).





● Contoh kecepatan rambat gelombang Bunyi Pada beberapa Medium :
No.
Material
Kecepatan ()
1.
Udara
343
2.
Udara (10˚C)
331
3.
Helium
1.005
4.
Hidrogen
1.300
5.
Air
1.440
6.
Air Laut
1.560
7.
Besi dan Baja
5.000
8.
Gelas
4.500
9.
Aluminium
5.100
10.
Kayu Kertas
4.000

 ● Zat Padat Lebih Cepat Merambatkan Bunyi dari pada Zat Cair,dan  Zat Cair Lebih cepat dari Pada Gas.
● Semakin Besar Frekuensi Gelombang Bunyi, berarti Semakin banyak pola rapatan dan Renggangan. Sehingga Bunyinya terasa Semakin Nyaring.
● Frekuensi adalah banyaknya gelombang bunyi dalam satu sekon.
● Frekuensi Bunyi dibagi menjadi 3, yaitu :
            > Infrasonik (Kurang dari 20Hz)
               (Frekuensi yang dapat di dengar oleh Anjing)
> Audiosonik (20Hz – 20.000Hz)
   (Frekuensi yang dapat di dengar oleh manusia)
            > Ultrasonik (Lebih dari 20.000Hz)
(Frekuensi yang dapat di dengar oleh lumba-lumba, Burung Robin, Anjing, Kucing, dan Kelelawar)
● Manusia hanya dapat memancarkan gelombang bunyi dengan Frekuensi yang sepit, yaitu 85Hz – 1.100HZ
● lumba-lumba, kelelawar, dan Jangkrik dapat ,mamancarkan gelombang bunyi dengan Frekuensi yang Tinggi (Ultrasonik).
● Anjing dapat mendengar bunyi dari daerah Infrasonik hingga daerah Ultrasonik.

B.  Nada
● Nada adalah Gelombang bunyi yang Frekuensinya teratur.
● Semakin tinggi Frekuensi, Panjang Geombangnya semakin Pendek.
● Pada nada dikenal Nada tinggi dan nada rendah, Tinggi Rendahnya nada ditentukan oleh Frekuensi.
● Masing-masing nada memiliki Frekuensi yang teratur , Berikut contohnya :
C
D
E
F
G
A
B
C
24
27
30
32
36
40
45
48
● Nada-nada yang akan diketahui Frekuensinya dapat dibandingkan dengan nada yang sudah diketahui Frekuensinya.

 

            - Frekuensi nada A berbanding dengan nada G, jika Frekuensi A 440Hz maka Frekuensi G adalah :
                        =  40 : 36
                        440 :  =  40 :36
            Dengan perkalian slang di peroleh
                         × 40 = 440 Hz × 36
                       
                            = 396Hz.
            Jadi, Frekuensi dasar G adalah 396Hz.


● Perpindahan Jari Tangan pada senar gitar bertujuan untuk mencari Frekuensi yang diharapkan.
● Kuat lemahnya Bunyi ditentukan oleh Amplitudo. Amplitudo adalah Simpangan maksimum.
● Desah adalah Gelombang Bunyi yang Frekuensinya tidak teratur.
Contoh dari Desah adalah Bunyi Angin, Bunyi Kendaraan Bermotor, dan Bunyi suara Mesin.

C.  Resonansi
● Resonansi adalah peristiwa ikut bergetarnya suatu benda karena Getaran benda lain.
● Syarat terjadinya Resonansi adalah Frekuensi yang sama dengan sumber getarannya.
● Prinsip Resonansi dijadikan dasar mengapa alat musik selalu dilengkapi oleh kotak.
Contoh Alat musik yang dilengkapi kotak : Gitar,Ukulele,dll

D.  Pemantulan Gelombang Bunyi
● Hukum Pemantulan :
            1. Bunyi dating, garis normal, dan Bunyi pantul terletak pada satu bidang Datar.
            2. Sudut Bunyi dating sama dengan sudut Bunyi Pantul.
● Pemantulan Gelombang Bunyi juga dilakukan Manusia untuk : Mengukur panjang gua dan Kedalaman lautan atau Danau. Dengan cara mengirimkan Bunyi datang dan mengukur waktu perjalanan Bunyi datang dan Bunyi pantul.
● Waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke Pemantul adalah  t  .

 

S = V


Dengan : S   = jarak yang akan ditentukan (m),
               V   = cepat rambat Bunyi (),
             = waktu yang digunakan untuk menempuh dua kali perjalanan (s).



● Untuk mengetahui benda yang berada didalam permukaan air laut menggunakan Gelombang Ultrasonik.
● Sonar adalah alat yang digunakan untuk mencari Ikan didalam laut. Tetapi Sonar juga bias digunakan untuk mengetahui bentuk permukaan laut, dan juga kedalam laut dapat dipetakan.
● Hasil Pantulan dari Sonar diterima Oleh Receiver pada alat sonar yang dipasang dikapal.
● Gaung atau Kerdam adalah Bunyi pantul yang hanya terdengar sebagian bersamaan dengan bunyi asli.
 Contoh Peristiwa Gaung atau Kerdam adalah : Saat kita berteriak, suara pantulnya berbeda sedikit dengan suara aslinya.
● Gema adalah Bunyi pantul yang keluar setelah Bunyi asli.
Contoh dari Gema adalah : Jika kita berteriak didepan dinding Tebing yang Tinggi , Suara kita seolah-olah ada yang mengikuti setelah selesai diucapkan, hal ini di karenakan bunyi yang dating ke dinding tebing dan bunyi yang di pantulkannya memrlukan waktu untuk merambat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar